RaFLesiA ArNoLdI

images

Tanaman ini bernama Rafflesia Arnoldi atau dikenal juga dengan nama “bunga bangkai”. Disebut bunga bangkai karena tanaman ini mengeluarkan bau seperti bau bangkai. Lalu mengapa diberikan nama Rafflesia Arnoldi ? Jawabannya karena nama “Rafflesia Arnoldi” diambil dari nama dua orang ilmuwan yang bernama Sir Stamford Raffles dan ahli fisik yang bernama Josep Arnold. Mereka menemukan tanaman ini pada tahun 1818 ketika menjelajahi daerah yang landai dekat Bengkulu. Tanaman ini termasuk jenis bunga Rafflesia golongan Amorphophalus Titanum Becc (Bunga Bangkai) suku Araceae (Talas-talasan). Berasal dari Muara Aimat – Jambi. Ditanam di Kebun Raya Bogor pada tanggal 19 Desember 1992 dengan berat umbi 30 kg.

Pada tanggal 5 Februari 1994, muncul tunas kemudian pada tanggal 9 maret 1994 Rafflesia Arnoldi mencapai tinggi 1 meter. Lima hari kemudian (tanggal 14 november 1994) tinggi tanaman ini bertambah menjadi 1,5 meter. Karena tanaman ini termasuk langka, maka tanaman ini termasuk salah satu tanaman yang dilindungi dan dikembangbiakkan.

Kepala UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebon Raya Cibodas, Ir. Holif Immanudin, mengatakan, bunga bangkai yang tumbuh di Kebun Raya Cibodas merupakan satu jenis tanaman langka yang di hutan aslinya sulit di kembangkan karena sudah ada relokasi lahan. Berkat ketelatenan kami dalam melakukan perawatan, biji bunga bangkai yang kami ambil dari Taman Nasional Kerinci berhasil kami kembangkan dalam kurun waktu tiga tahun.

Menurut Holif, bunga bangkai atau yang di kenal dalam bahasa latin Amorphopallus Tinanum yang berarti tongkat ‘Dewa Titan’ punya kelebihan dan manfaat cukup banyak. Di antaranya bunga tersebut mengandung karbohidrat yang sangat tinggi. Bunganya juga bisa untuk berbagai obat sakit perut, serta getahnya bisa untuk merekatkan luka-luka luar, bahkan mengandung vitamin A dan B sangat tinggi sekali. Selain itu, tepungnya terasa sangat halus dan subur akan karbohidrat, katanya.

Sulitnya mengembangbiakkan tanaman jenis bunga bangkai di dataran tinggi membuat pihak Balai Kebun Raya Cibodas merasa tertarik untuk melestarikan tanaman yang tergolong langka ini. Dibandingkan dengan bunga bangkai yang ada di Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas tergolong punya bibit tanaman yang beraroma menusuk hidung itu lebih banyak.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: